Waktu

9:48 AM

"Setiap hari, bila fajar telah menyingsing, pasti ada panggilan dari Tuhan Yang Maha Pemurah melalui lidah hari itu: "Hai anak Adam, aku adalah ciptaan yang baru. Aku menyaksikan segala amalmu. Untuk itu, ambillah bekal dariku dengan amal shaleh, karena sesungguhnya pada hari kiamat nanti aku tidak akan kembali lagi" (Hasan al-Basri)

Sungguh bagi kita tidak ada modal di dunia ini selain umur, waktu yang harus kita lalui.
Dan sungguh telah disampaikan kepada kita bahwa setiap insan dalah keadaan merugi atas modal tersebut, kecuali kita bisa memanfaatkannya untuk beriman, beramal shaleh, saling mengingatkan dalam kebenaran, dan saling mengingatkan dalam kesabaran.
Adakah rumusan lain yang lebih taktis untuk memanfaatkan modal ini?

Dalam pada itu setiap manusia tidak pernah mengerti secara pasti berapa modal (umur) yang dimiliki. Maka untuk variabel ini tentu diluar kuasa kita, kita hanya diberi beberapa ukuran yang bisa menambah positif setiap detik yang diberikan kepada kita.
Seperti halnya dalam setiap hitungan dimana variabel "x" belum kita ketahui, tentu untuk mendapatkan nilai sebesar-besarnya dari "x" adalah dengan memperbanyak faktor pengali dari variabel tersebut.

Adapun seperti telah diketahui faktor-faktor tersebut adalah; iman, amal shaleh, kebaikan, dan kesabaran. Semuanya adalah nilai-nilai positif, yang saya yakin dan percaya secara sederhana pun kita bisa memperkaya faktor-faktor tersebut.
Dan, mungkin ada baiknya kita menyusun suatu tabel dengan variabel2 tersebut diatas, tentu dengan secara objektif menyertakan fluktuasinya. Karena mungkin, dengan seperti itu bisa mengingatkan kita akan berapa "untung" kita dari modal yang ada pada kita. Karena kalau tidak, tanpa kita sadari kita sudah kehabisan modal, dan kita "tutup buku" dengan saldo "rugi".

-amru nofhart-

Anda Akan Suka Ini Juga

0 komentar

nasihat adalah komitmen untuk bersama-sama menjadi lebih baik, dan nasihat tebaik adalah suri tauladan.

Like us on Facebook


Flickr Images